cairan kontras hsg tidak bisa masuk
Akanterlihat cairan itu akan masuk rongga-rongga rahim tersebut atau tidak," kata dia. Indikasi "Permintaan HSG untuk mengetahui apakah ada kelainan dari leher rahim atau rongga rahim atau dari saluran tuba falopinya. Jd HSG bisa melihat, oh ada ada radang, ada sumbatan dan lain-lain," ujarnya. Untuk infertilitas
Tesini dilakukan oleh dokter radiologi (bukan dokter SpOG). Prinsipnya cairan kontras yang mengandung iodin dimasukkan memakai kateter ke dalam rahim melalui vagina. Cairan kontras ini akan memenuhi rahim dan saluran telur, kemudian dokter akan mengambil beberapa foto rontgen. Hasil tes HSG berupa saluran telur tidak tersumbat (Tuba Paten) dan saluran telur tersumbat (Tuba Non Paten).
2 Klasifikasi Liquid Penetrant berdasarkan Cara Pengamatan : Visible Penetran. Warna jenis penetran ini biasanya merah, dengan penampilan yang kontras dengan developer berwarna putih. Saat pengamatan tidak membutuhkan pencahayaan dari sinar ultraviolet, namun cukup dengan cahaya lampu putih dengan kecerahan minimal 100 fc (1000 lux).
Saatkateter mulai masuk, meski sudah merasa tidak nyaman namun saya masih bisa menanggapi pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan suster. Namun saat dokter mulai menyuntikan cairan kontras melalui selang tersebut, saya segera terdiam karena rasanya sakitttt sekali. Sakitnya seperti mules saat sedang haid, tapi lebih sakit lagi.
Syaratmelakukan tes HSG adalah anda tidak boleh melakukan hubungan suami istri minimal 2 hari sebelum pemeriksaan. Kemudian cairan kontras akan disuntikkan ke dalam rahim melalui kateter dan spekulum akan dikeluarkan. Beberapa foto rontgen akan diambil ketika cairan memenuhi rahim, masuk kerongga telur hingga tidak ada sumbatan. Setelah
Frau Mit Zwei Kindern Sucht Mann. Pemeriksaan HSG Histerosalpingografi, dikenal juga dengan pemeriksaan uterosalpingografi adalah pemeriksaan sinar X dengan memakai cairan kontras yang dimasukkan ke rongga rahim dan saluran telur tuba fallopi. Tujuan HSG Histerosalpingografi Untuk mengetahui kondisi saluran telur sekaligus apakah ada sumbatan dan letaknya pada saluran telur yang bisa menyebabkan Infertilitas. Pemeriksaan HSG juga bisa mengevaluasi bentuk, ukuran dan struktur rongga rahim sehingga bisa mendeteksi beberapa kelainan seperti tumor jinak di rahim yang tumbuh ke arah rongga rahim mioma uteri jenis submukosum , polip rahim, perlengketan adesi dinding rahim, atau kelainan bawaan rongga rahim seperti adanya sekat pada rahim septum . Pemeriksaan ini juga bisa mengetahui penyebab keguguran berulang. Kapan HSG Dilakukan? Sesudah haid tapi sebelum ovulasi, yaitu antara hari ke-9 sampai ke-10 siklus haid. Pemeriksaan HSG tidak boleh dilakukan ketika menstruasi, karena pembuluh darah sedang dalam keadaan terbuka sehingga di khawatirkan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah. HSG juga sebaiknya tidak dilakukan bila anda mengalami infeksi di saluran reproduksi atau daerah panggul pelvis yang kronis, penyakit menular seksual, serta bila anda baru menjalani operasi rahim atau saluran telur. Cara Pemeriksaan HSG Pemeriksaan ini dilakukan di bagian radiologi seperti saat anda melakukan foto rontgen. Setelah mengganti baju dengan baju pemeriksaan dan melepaskan perhiasan, anda diminta berbaring dengan kedua paha terbuka posisi litotomi , seperti pemeriksaan pap smear. Dokter radiologi akan memasukkan spekulum ke vagina sehingga mulut rahim terlihat, lalu kateter dimasukkan ke rongga rahim melalui mulut rahim. Cairan kontras disuntikan ke dalam rahim melalui kateter dan spekulum di keluarkan. Beberapa foto rontgen akan diambil ketika cairan memenuhi rahim, masuk ke dalam saluran telur hingga bila tidak ada sumbatan tumpah ke dalam rongga perut. Biasanya, prosedur ini berlangsung selama 30 menit. Setelah selesai, kateter dilepas dan anda diminta tetap berbaring selama beberapa menit, lalu dipersilakan bangun dan mengganti pakaian. Anda bisa makan dan minum seperti biasa sebelum dan sesudah pemeriksaan, serta di minta buang air kecil untuk mengosongkan kandung kemih. Sakitkah Pemeriksaan HSG? Anda akan merasa tidak nyaman ketika kateter dipasang dan cairan kontras disuntikan, namun rasa sakit tersebut tidak akan berlangsung lama. Anda akan diberi obat penahan sakit anti – nyeri saat pemeriksaan dilakukan. Mungkin anda juga diberi antibiotik untuk mengurangi resiko infeksi akaibat pemeriksaan ini. Kapan Hasil Pemeriksaan Bisa Diperoleh? Hasilnya bisa diperoleh hari itu juga, dokter radiologi akan memberikan analisis dari pemeriksaan tersebut, lalu dokter kandungan yang menangani anda akan menjelaskan langkah terapi apa yang perlu anda lakukan bila ternyata ditemukan masalah yang menggangu kesuburan anda. Apakah Ada Efek Sampingnya? Pemeriksaan ini cukup aman dan jarang menimbulkan komplikasi, memang ada resiko alergi, tapi kecil karena sebelum pemeriksaan, anda akan menjalani skin test terlebih dahulu untuk mengetahui apakah anda ada alergi cairan kontras yang digunakan atau tidak, bila anda tidak alergi cairan kontras tersebut, justru dapat menghambat pertumbuhan kuman dan meningkatkan imunitas terhadap kuman karena mengandung zat yang bersifat antiseptik. Sinar X yang digunakan juga dalam dosis yang dikontrol untuk meminimalkan paparan radiasi yang anda terima. Anda tidak perlu khawatir bila muncul flek selama beberapa hari setelah pemeriksaan HSG. Hal itu normal terjadi. Apakah HSG Juga Bisa Meningkatkan Fertilitas? HSG bisa meningkatkan fertilitas pada wanita yang pernah menjalaninya, terutama pada wanita yang mengalami masalah pada saluran telurnya. Alasannya, cairan kontras yang disemprotkan ke rahim terkadang bisa membuka saluran telur yang tersumbat sehingga membantu wanita yang bersangkutan bisa hami. selain ‘ Membersihkan’ sumbatan, pemeriksaan ini juga bisa meluruskan saluran telur, menstimulasi sel silia di saluran telur atau meningkatkat cairan mukosa di leher rahim serviks yang kesemuanya mendukung terjadinya kehamilan. Apakah HSG Sama Dengan Tiup Rahim? HSG berbeda dengan pertubasi atau hidrotubasi atau yang dikenal dengan ‘tiup rahim’. Pemeriksaan pertubasi menggunakan gas CO2 yang ditiupkan ke rahim sedangkan hidrotubasi memakai cairan yang mengandung antibioti. Penilaian pertubasi umumnya secara subjektif atau dapat juga dibuat rekaman kymograf terhadap tekanan uterus. Walau semua pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah ada sumbatan di saluran telur, namun pemeriksaan HSG memberikan hasil yang lebih akurat dan lengkap. Lewat hasil foto sinar X bisa diketahui secara pasti saluran mana yang tersumbat dan dimana letak sumbatannya.
Skip to content Beranda / Informasi Kesehatan / Tindakan Medis / Tes HSG Manfaat, Persiapan, dan Efek Samping Tes HSG Manfaat, Persiapan, dan Efek Samping – Apakah Anda berencana melakukan tes HSG? Mungkin Anda adalah seorang wanita yang ingin segera memiliki bayi lucu tetapi belum juga hamil. Tes HSG histerosalpingografi memang cocok dilakukan oleh Anda yang sedang memiliki kasus hal yang menyebabkan seorang wanita tidak subur. Salah satu penyebab yang paling umum adalah adanya sumbatan pada tuba fallopi saluran tuba. Saluran tuba yang tersumbat akan membuat sperma sulit bertemu sel telur. Dokter akan mendiagnosis masalah ini melalui tes HSG. Apa itu HSG? HSG atau histerosalpingografi adalah sebuah pemeriksaan untuk melihat rahim dan saluran tuba dengan menggunakan bentuk khusus sinar-x yaitu fluoroskopi dan pewarna kontras. Pewarna kontras yang larut dalam air akan disuntikan sehingga membuat bentuk rahim dan saluran tuba terlihat. Hal ini diikuti dengan sinar x-ray fluoroskopi untuk melihat kondisi saluran tuba terkait bagaimana struktur yang mengangkut telur dari ovarium ke rahim bergerak. Dokter pun dapat melihat apakah Anda memiliki penyumbatan di saluran tuba atau kelainan struktural lainnya di rahim Anda. Tindakan tes HSG Tes HSG membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk seluruh rangkaian prosedur. Biasanya, tes hsg dilakukan di antara masa setelah menstruasi dan sebelum ovulasi. Pada masa ini, hampir tidak mungkin terjadi kehamilan. Anda perlu tahu bahwa tes hsg tidak boleh dilakukan pada saat Anda hamil. Mengapa tes HSG perlu dilakukan? Tes HSG perlu dilakukan untuk memastikan apakah kasus infertilitas pada seorang wanita dikarenakan adanya sumbatan pada saluran tuba yang merupakan alasan umum yang sering menyebabkan sulit hamil. Selain itu, tes HSG juga bisa untuk melihat bentuk rahim apakah normal atau tidak. Apabila setelah melakukan tes hsg, dokter mendiagnosis adanya sumbatan pada saluran tuba Anda maka biasanya dokter akan merekomendasikan untuk melakukan program bayi tabung yang bisa menjadi solusi untuk hamil apabila saluran tuba tersumbat. Manfaat tes HSG Tes HSG atau Histerosalpingografi bertujuan untuk memeriksa bagian sistem reproduksi wanita yang menjadi penyebab sulit hamil, yaitu seperti sumbatan pada saluran tuba dan bentuk abrnomal rahim. Selain itu, tes HSG juga bisa digunakan untuk menyelidiki kasus keguguran yang berulang dan kelainan rahim. Kelainan pada rahim bisa disebabkan oleh tumor dan fibroid rahim. Tes HSG juga dilakukan untuk memantau kembali saluran tuba pasca tindakan sterilisasi. Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan tes HSG? Jika Anda hendak melakukan tes HSG, ada hal-hal yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu. Persiapkanlah beberapa hal di bawah ini sebelum melakukan tes HSG. Informasi bermanfaat ini bisa membantu tes HSG Anda berjalan lancar. Berikut ini beberapa persiapan sebelum melakukan tes HSG 1. Berkonsultasi dengan dokter spesialis kesuburan Persiapan pertama sebelum melakukan tes HSG adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis kesuburan. Bagi Anda, wanita yang mengalami kasus infertilitas sebaiknya carilah dokter spesialis kesuburan dan berkonsultasilah mengenai tes HSG. Tes HSG biasanya dilakukan di ruang radiologi. 2. Ketahui siklus menstruasi Anda Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tes HSG tidak boleh dilakukan pada saat sedang hamil. Oleh karena itu, ketahuilah secara tepat siklus haid Anda. Tes HSG biasanya dilakukan antara 5-10 hari setelah haid Anda berakhir karena pada waktu itu ovulasi belum terjadi. Bagi Anda yang memiliki siklus haid tidak teratur maka dokter akan melakukan pengecekan dengan menggunakan tes kehamilan. Hal ini sangat penting karena tes HSG yang dilakukan pada wanita hamil bisa membahayakan janin. 3. Daftar semua jenis makanan pemicu alergi Apabila Anda memiliki masalah alergi maka buatlah semua daftar makanan, minuman, dan obat-obatan yang merangsang terjadinya alergi. Meskipun jarang terjadi namun masih ada kemungkinan Anda memiliki reaksi alergi pada pewarna kontra. Beritahukanlah kepada dokter Anda apabila Anda pernah memiliki alergi pada pewarna kontras sebelumnya. Informasi tersebut akan membantu dokter untuk memberikan solusi yakni dengan memakai bahan pewarna kontras alternatif yang lebih aman terhadap alergi. 4. Minum obat antiinflamasi Pada saat hari H, sebelum dilakukannya tes HSG, dokter akan memberi obat antiinflamasi seperti Motrin. Obat antiinflamasi itu diminum satu jam sebelum prosedur berlangsung. Tujuan diberikannya obat tersebut adalah untuk membantu meminimalkan ketidaknyamana dan meredakan rasa sakit. 5. Tanyakan tentang obat antibiotik Selain antiinflamasi, terkadang pada beberapa kasus, dokter akan memberikan obat antibiotik kepada pasien sebelum tes HSG dilakukan. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan infeksi. Jadi, tanyakanlah kepada dokter apakah Anda perlu minum obat antiobiotik atau tidak. 6. Bawalah pantiliner atau pembalut Setelah tes HSG dilakukan, biasanya akan muncul bercak-bercak dari kemaluan Anda. Bercak tersebut datang dari pewarna kontras yang perlahan turun dari rahim dan keluar. Oleh karena itu, bawalah pembalut atau pantiliner untuk mencegah kebocoran dan menjaga pakaian dalam Anda tetap nyaman. 7. Siapkan pakaian yang nyaman Setelah prosedur, Anda akan mengalami sedikit ketidaknyamanan. Pakaian yang lembut, sedikit longgar bisa membantu Anda untuk tetap nyaman. 8. Persiapkan siapa yang akan menemani pulang Meskipun sebagian besar pasien bisa pulang sendiri setelah dilakukan tes HSG tetapi ada juga pasien yang perlu ditemani untuk pulang. Mintalah seseorang yang bisa membantu Anda untuk menemani Anda pulang karena bisa jadi kondisi Anda tidak baik. 9. Ambil cuti Sebaiknya Anda perlu mengambil waktu cuti apabila Anda seorang wanita pekerja. Tes HSG memang bukan sebuah tes berat tetapi mengambil bedrest setelah tes HSG adalah sebuah solusi yang baik untuk membuat tubuh Anda kembali pulih. Saat prosedur HSG berlangsung Informasi mengenai prosedur tes HSG cukup penting untuk Anda ketahui sebelum melakukan tes HSG. Hal ini bisa memberikan Anda gambaran sebelum prosedur berlangsung. Berikut ini adalah prosedur HSG yang biasa dipraktikkan Berbaring telentang dengan kaki terbuka Penetrasi spekulum untuk membuat serviks lebih mudah terlihat Pembersihan serviks Injeksi anestesi lokal pada serviks Memasukan tabung yang berisi pewarna kontras ke uterus Pelepasan spekulum Penempatan di bawah mesin sinar-X Pengeluaran pewarna kontras secara perlahan Melihat gambar melalui sinar-X Variasi posisi untuk melihat hasil apakah ada sumbatan atau tidak Hasil tes HSG Setelah tes HSG dilakukan, maka seorang ahli radiologi akan menjelaskan gambar yang dihasilkan dan menyerahkannya kepada dokter. Dokter akan menjelaskan kepada Anda dan memberi tahu hasilnya. Apabila ada sumbatan pada saluran tuba maka Anda akan disarankan untuk melakukan tindakan lain yaitu laparoskopi untuk melihat lebih detail pada saluran tuba. Dokter juga bisa menyarankan Anda untuk melakukan program bayi tabung sebagai solusi hamil. Efek samping setelah tes HSG Ada beberapa efek samping yang akan Anda alami setelah tes HSG dilakukan. Beberapa wanita merasa mual, pusing, dan pendarahan ringan. Akan tetapi, tidak perlu khawatir karena efek samping ini normal dan bersifat sementara. Namun, Anda harus segera menghubungi dokter apabila mengalami efek samping berupa infeksi demam muntah pingsan pendarahan berat cairan vagina berbau busuk DokterSehat © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi
30 September 2016 Akupun atur jadwal dengan RS Hermina untuk HSG, kebetulan haidku sudah bersih jadi bisa dilakukan HSG tgl tersedia di tgl 1 Sept 2016. dr. Med sudah resepkan aku obat Arcoxia 90mg untuk mengurangi rasa sakit, aku minum sebutir tepat 2 jam sebelum HSG. Tgl 1 Sept 2016 jam aku masuk ruang HSG.. deg2an pasti karna sebelumnya lagi2 aku googling mengenai HSG, takut iya.. aku takut akan hasilnya.. namun niat aku dan cita2 ku lebih besar jadi aku berani dan memotivasi diri untuk berani melalui setiap prosesnya… HSG dilakukan dengan memasukan cairan kontras ke dalam Rahimku, apabila cairan kontras itu keluar dengan baik di kedua tuba falopi artinya tuba falopiku paten dan tidak ada sumbatan, sehingga telur dan sperma bisa bertemu, HSG juga bisa melihat bentuk rahim juga apabila ada Miom, tapi tidak untuk menyembuhkan, namun apabila ada sumbatan2 kecil bisa dilancarkan karena cairan kontras itu akan mendesak keluar dari tuba falopi.. Tepat jam 1500 namaku dipanggil di ruang Radiologi, suster memintaku menandatangani perjanjian tindakan HSG terlebih dahulu, aku diberikan baju RS dan diminta copot CD kebetulan aku datang sengaja pakai dress kaos spya praktis setelah itu aku berbaring di ranjang tanpa kasur denganperasaan yang campur aduk, dokternya cewe datang lalu tanya aku haid bersih kapan? ada keputihan atau tidak dll, aku di jelaskan sedikit mengenai proses HSG, lalu dokter memasukan alat ke “V” untuk melihat ke dalam, ada sedikit keputihan yang disedot, dibersihkan dengan entah alat apa Aku pikir prosesnya sdh mulai, ternyata belum, sudah ngilu duluan, aku sudah mulai nyut2an rasanya.. lalu dokter memberi aba2 cairan kontras ditembakan, ternyata rasa sakitnya ampunnn… _ aku diminta tarik napas panjang lalu hembuskan, setelah itu menunggu untuk di photo, sepertinya hasilnya kurang bagus karna proses ini diulang sampai 3x, ketika cairan disemprotkan rasa sakitnya luar biasa.. mau nangis ngga bisa, aku hanya berharap prosesnya segera selesai, rasanya ingin ubah posisi kaki dan tendang alatnya.. tp aku ingat ini baru HSG bagaimana nanti kalo mau melahirkan pasti 100x lipat dari rasa sakit ini… aku harus kuat tahan, akhirnya proses itu dapat aku lalui juga.. aku tanya apakah ada sumbatan.. Puji Tuhan dokter bilang ngga ada sumbatan, hasilnya bagus… aku pun diminta rapih2 dan apabila masih sakit bisa berbaring dahulu di ranjang itu.. setelah aku kuat aku bangkit pelan2 bersih2 di WC.. aku tanya apa aku berdarah.. syukurnya tidak ada darah.. namun tetap aku pakai pembalut… setelah itu aku keluar duduk di ruang tunggu sambil menahan sakit yang sampe ke kepala… aku minta suamiku belikan coklat.. spaya aku bisa lebih rileks.. lalu gag langsung pulang karna selain menunggu sakitnya reda juga tunggu hasilnya keluar… setelah 1 jam menunggu suamiku ambil hasil foto HSG.. Puji Tuhan Hasilnya baik2 saja.. dan dari hasil itu diketahui kali rahim aku Retro alias rahim terbalik.. huhuhu sedih tau ini.. HSG hari ini luar biasa.. aku hanya ingin cepat ketemu kasur, istirahat.. setelah itu sembuh, rasa sakit berangsur2 hilang, ya hanya 5 jam sakit tapi tetap saja kapok HSG lagi hahahaha Proses selanjutnya adalah cek darah untuk cek hormon prolaktin, testosteron, progesteron dan Estradiol, aku wajib puasa terlebih dahulu jadi malam puasa besok paginya baru ambil darah, yup sekaligus suami juga analisa sperma lagi setelah tahan tidak hubungan badan 5 hari, kami putuskan hari Sabtu 3 Sept 2016 ke Bio Medika Tangerang untuk cek laboratoriumnya… aku ambil darah 1 ampul dan suamiku ambil sperma.. hasilnya baru hari Senin tgl 5 Sept 16 bisa diambil.. Biaya HSG Hermina Tangerang Rp. Biaya Analisa Sperma di Bio Medika Rp. Biaya Cek Hormon aku di Bio Medika Rp. Progesteron Rp Testosteron Rp. Prolaktin Rp. Estradiol Rp. Pos ini dipublikasikan di Promil dan tag HSG. Tandai permalink.
Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar fluoroskopi? Ini merupakan prosedur pemeriksaan kesehatan yang menggunakan radiasi sinar-X untuk mendapatkan gambar kondisi berbagai organ tubuh secara langsung berupa video dalam bentuk sekuel. Meski serupa dengan CT-Scan dalam penggunaannya, pemeriksaan ini hanya menghasilkan gambar dari satu sudut pandang. Fluoroskopi digunakan dalam banyak jenis pemeriksaan dan prosedur, seperti kateterisasi jantung, arteriografi, penempatan kateter intravena, dan biopsi. Kegunaan dari pemeriksaan ini adalah untuk menemukan keberadaan benda asing, vertebroplasty perkutan prosedur invasif minimal yang digunakan untuk mengobati fraktur atau kompresi tulang belakang, mengarahkan kateter ke lokasi tertentu di dalam tubuh, dan masih banyak lagi. Penggunaan Zat Kontras dalam Metode Fluoroskopi, Apakah Berbahaya? Setiap prosedur medis memiliki risiko. Dalam kaitannya dengan fluoroskopi, digunakan zat kontras untuk membantu dokter lebih mudah dalam melakukan pengamatan terhadap organ di dalam tubuh. Salah satu zat kontras yang umum digunakan adalah barium, karena disinyalir membantu menghasilkan gambar yang lebih jelas ketika prosedur dilakukan. Baca juga Selama Fluoroskopi, Kenapa Harus Banyak Minum Air Putih? Namun, apakah penggunaan zat kontras ini aman? Ternyata, tidak demikian. Pada beberapa kasus, zat kontras ini memunculkan reaksi alergi, terutama pada orang yang memang memiliki riwayat alergi. Riwayat alergi ini juga termasuk pada alergi obat, yodium, atau lateks. Jika kamu adalah salah satunya, maka segera beritahukan dokter atau petugas yang melakukan prosedur ini, agar segera ditindaklanjuti. Tidak hanya untuk orang yang rentan atau memiliki riwayat alergi, penggunaan zat kontras ini juga sebaiknya tidak digunakan jika pasien yang hendak melakukan pemeriksaan fluoroskopi memiliki riwayat gagal jantung, diabetes, gagal ginjal, anemia sel sabit, penyempitan pada katup jantung, dan multiple myeloma. Pengidap gangguan ginjal harus memberitahukan kondisi kesehatannya, karena zat kontras memberikan dampak yang cukup signifikan pada ginjal. Baca juga Banyak Manfaat, Siapa Saja yang Dianjurkan Fluoroskopi? Peringatan lain yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil. Bukan tanpa alasan, prosedur pemeriksaan ini pada umumnya setipe dengan CT-Scan yang menggunakan teknologi radiasi dan dapat membahayakan janin. Jadi, jika kamu dalam kondisi hamil dan hendak melakukan pemeriksaan medis ini, sebaiknya beritahukan pada dokter, karena fluoroskopi tidak dianjurkan untuk dilakukan ibu hamil. Kondisi tertentu juga bisa mengganggu keakuratan prosedur pemeriksaan medis ini. Prosedur pemeriksaan X-ray menggunakan barium disinyalir memunculkan efek samping berupa gangguan pemaparan daerah perut atau punggung bagian bawah. Jadi, apa pun kondisi kesehatan tubuh kamu saat ini yang berpengaruh terhadap prosedur pemeriksaan nantinya, jangan ragu untuk berkomunikasi dan memberitahukan pada dokter. Baca juga 5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Lakukan Tes Fluoroskopi Pada dasarnya, pemeriksaan fluoroskopi yang sesuai anjuran medis mampu memberikan manfaat klinis yang lebih besar dibandingkan dengan risiko radiasi yang diterima selama selama prosedur dilaksanakan. Ketika dilakukan dengan tepat, pemeriksaan ini bisa memberi manfaat diagnostik substansial untuk membantu mengetahui perawatan lebih lanjut. Kalau kamu masih kurang yakin, kamu bisa bertanya terlebih dahulu pada dokter, apakah benar fluoroskopi perlu dilakukan. Jika memungkinkan, kamu bisa meminta rekomendasi tempat pemeriksaan yang tepat dari dokter. Supaya lebih mudah, coba kamu download aplikasi Halodoc, jadi tanya jawab dengan dokter bisa kamu lakukan kapan saja. Tidak cukup sampai di situ, beli obat dan cek lab juga bisa dilakukan melalui Halodoc.
cairan kontras hsg tidak bisa masuk